Jumat, 16 September 2016

kontribusi yang akan saya berikan untuk indonesia

Kontribusi yang akan saya berikan untuk indonesia

Namaku Rovida Amalia Mazid, orang-orang biasa memanggilku Ovi, usia ku saat ini menginjak 20 tahun, aku anak ke Dua dari Tiga bersaudara, kaka ku yang pertama laki-laki, statusnya sebagai mahasiswa semester akhir, dan adik ku yang kecil saat ini berusia 6 tahun, aku adalah adalah salah satu mahasiswa yang kuliah di salah satu Universitas Negeri di Ibu Kota yaitu Universitas Negeri Jakarta, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, yang menduduki tingkat semester 5, aktivitasku sehari-hari sebagai seorang mahasiwa yaitu, kuliah, belajar, berdiskusi, membaca buju, menulis, mengikuti kegiatan organisasi (rapat), berjualan, mengikuti kajian-kajian mahasiswa, serta menjalankan 3 peran mahasiswa yaitu sebagai Agent Of Change, Iron Stock, Social Control.
Kontribusi yang akan saya berikan untuk indonesia, karena saya berasal dari latar belakang pendidikan yang nantinya di cetak sebagai seorang pendidik (guru) ingin mewujudkan masyarakat indonesia cerdas, cakap dalam menghadapi tantangan masa depan, karena realitanya masih banyak sekali masyarakat indonesia yang masih sangat amat banyak tidak merasakan nikmatnya pendidikan, khususnya di daerah-daerah yang tertinggal, bahkan di kota-kota besar sekalipun masih banyak masyarakat yang minimnya merasakan pendidikan, pernah suatu ketika saya penelitian disalah satu kota depok, ada sebuah sekolah yang didirikan oleh mantan anak jalanan, sekolah tersebut adalah wujud penyelamatan anak-anak jalanan atau bisa disebut kaum marjinal, tetapi rencananya tempat tersebut ingin di gusur karena ada salah satu proyek pembangunan apartemen di pinggir-pinggir sekolah tersebut, karena pada hakikatnya manusia harus memiliki ilmu karena pemilik ilmu hidupnya mulia walau ia dilahirkan dari orang tua terhina sekalipun. Ia terus menerus terangkat hingga pada derajat tinggi dan mulia. Umat manusia mengikutinya dalam setiap keadaan laksana pengembala kambing ke sana sini diikuti hewan peliharaan. Jikalau tanpa ilmu umat manusia tidak akan merasa bahagia. Diantara keutamaan ilmu kepada penuntutnya adalah semua umat manusia dijadikan sebagai pelayannya. Siapa yang mengemban ilmu kemudia ia titipkan kepada orang yang bukan ahlinya karena kebodohannya maka ia akan mendzoliminya.
Gurulah adalah mata air yang mengalirkan deras pengetahuan, meluncur pasti menuju muara-muara pemikiran murid, lalu selang beberapa waktu aliran ilmu itu menjadi kenyataan. Gurulah yang membentuk karakter. Gurulah yang membangkitkan bara kegemilangan bangsa.
Selain itu program pemerintah dalam menyelenggarakan SM3T (Sarjana Mengajar di daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal) sangat bagus untuk seorang pendidik mengabdi untuk mengabdi, sarjana pendidik ada yang di tempatkan di daerah raja ampat, papua, aceh, maluku dan sebagainya yang sangat minimnya pendidikan, banyak hal positif yang di dapatkan dari program ini, tidaak hanya membantu mengatasi permasalahan pemerintah tetapi juga memberikan bekal peserta program sebagai calon guru. Seperti, penguasaan materi pembelajaran, pemahaman permasalahan pendidikan, kemampuan bertahan hidup di alam, adaptasi sosial masyarakat.

Baituzzakah oertamina, beasiswa bazma 2016, scholarsip baituzzakah pertamina